Jam · Kalender · Pengetahuan Waktu

Waktu bukan sekadar angka di layar.

Kala Sang Waktu mengajakmu membaca waktu melalui jam, kalender Nusantara, Wayah Jawa, Pawukon, Pranata Mangsa, serta pengetahuan tentang Matahari dan Bulan—dalam satu pengalaman visual yang berakar pada kearifan lokal.

Satu lingkaran. Banyak cara membaca waktu.

Ilustrasi Kala dengan ornamen tradisional di hadapan relief candi
Kalacakra · NusantaraMembaca waktu dengan makna
01 / 04
Jam dengan karakter khas
Beragam sistem kalender
Tradisi dan siklus waktu
Inspirasi budaya Nusantara
Satu ruang untuk banyak cara membaca waktu

Lebih dari sebuah jam.

Fitur Kala Sang Waktu menyatukan utilitas waktu modern dengan sistem penanggalan dan pengetahuan tradisional dalam antarmuka yang dapat dijelajahi.

Dial Kala

Jam analog dengan pendekatan visual khas, pilihan format 12/24 jam, serta informasi waktu yang terhubung dengan konteks kalender dan Wayah.

Waktu sehari-hari

Kalender Nusantara

Jelajahi tanggal Masehi, kalender Sultan Agungan, Saka Jawa Kuna, Hijriyah, weton, dan informasi kalender lain dalam satu pengalaman.

Tanggal & penanggalan

Wayah Jawa

Kenali pembagian waktu tradisional sepanjang hari, beserta nama dan penjelasan periodenya sesuai profil tradisi yang dipilih.

Ritme harian

Pawukon

Pelajari siklus Pawukon 210 hari yang tersusun dari 30 wuku, dengan penjelasan dan konteks budaya yang terkait.

Siklus 210 hari

Pranata Mangsa

Jelajahi 12 mangsa sebagai warisan pengetahuan musim dan agraris. Informasinya merupakan pedoman tradisional, bukan prakiraan cuaca.

Musim & kearifan agraris

Matahari & Bulan

Temukan perhitungan astronomi dan informasi langit seperti waktu terbit, tengah hari, terbenam, serta fase Bulan berdasarkan data dan lokasi acuan.

Kalkulasi astronomi

Personalisasi Visual

Sesuaikan tampilan dial melalui opsi tema, jarum, indikator, teks, latar, dan format jam agar terasa lebih personal.

Dial & tampilan

Arsip Waktu

Simpan catatan dari konteks waktu, Wayah, dan kalender ke arsip lokal perangkat untuk ditinjau kembali.

Catatan pribadi lokal
Visual yang berakar pada Nusantara

Pengetahuan juga punya bahasa visual.

Ilustrasi membantu membuka pintu untuk mengenali konsep dan tradisi; data, nama, dan penjelasan tetap perlu mengikuti sumber yang dapat ditelusuri.

Ilustrasi roda kalender Pawukon berornamen melingkar
01 / SIKLUS

Pawukon

Diagram siklus sebagai sarana visual untuk menjelajahi 30 wuku dan siklus 210 hari.

Ilustrasi lanskap pertanian Jawa dan pegunungan
02 / MUSIM

Pranata Mangsa

Lanskap agraris untuk mengantar penjelasan tentang pengetahuan musim tradisional Jawa.

Ilustrasi ornamen Surya Majapahit berwarna emas
03 / ORNAMEN

Surya Majapahit

Inspirasi bentuk dan warna untuk membangun identitas visual yang terasa bersejarah.

Pratinjau pengalaman

Dibentuk oleh waktu, berakar pada tradisi.

Pratinjau berikut merangkai aset visual yang tersedia di proyek untuk memperlihatkan karakter tiap bagian, bukan tangkapan layar final dari perangkat.

KALA · SANG WAKTU
WaktuJam utamaWayahWaktu harianWukuPawukon
⌂ Beranda▦ Kalender◉ Wayah

Jam dengan identitas

Dial bukan hanya alat baca jam, tetapi pintu menuju informasi waktu dan kalender yang menyertainya.

Lihat pilihan widget
KALENDER NUSANTARA
Ilustrasi roda tradisional Pawukon
Jelajah kalender

Beragam cara membaca tanggal

Masehi · Sultan Agungan · Saka Jawa Kuna · Hijriyah · Pawukon

TanggalWetonSiklus
◷ Hari▦ Bulan◎ Siklus

Kalender dalam konteks

Berbagai sistem penanggalan dapat dilihat berdampingan agar pengguna lebih mudah menjelajahi perbedaan dan keterkaitannya.

Kenali fitur kalender
WAYAH · ALAM · MUSIM
Ilustrasi perubahan suasana waktu dari siang ke malam
Pengetahuan waktu

Ritme hari dan musim

Kenali pembagian Wayah dan tradisi musim melalui ilustrasi yang terinspirasi kehidupan Nusantara.

Wayah JawaPranata Mangsa
☼ Esuk◉ Awan☾ Wengi

Waktu yang terasa

Ilustrasi fajar, siang, senja, dan malam memberi konteks visual pada cara tradisional memaknai perjalanan hari.

Jelajahi Wayah
Lanskap ilustratif bernuansa senja dan malam dalam aset Wayah Jawa
Membaca perubahan suasana

Dari esuk hingga wengi.

Wayah Jawa menjadi salah satu ciri khas Kala Sang Waktu: pembagian waktu tradisional ditampilkan sebagai pengalaman yang bisa dibaca dan dipelajari, bukan sekadar angka di jam digital.

EsukAwanSandhyaWengi
Lihat semua fitur
Selalu dekat di layar utama

Widget yang mengikuti gaya kamu.

Proyek Android menyediakan beberapa ukuran widget. Pilih bentuk yang sesuai dengan ruang dan informasi yang ingin ditampilkan di layar utama.

Minimal

Dial ringkas

Jam analog sederhana.

Kecil · 2×2
12:24Dial Kala · waktu

Waktu sekilas

Ringkas di layar utama.

Sedang · 4×2
KalenderWayahWetonWuku

Info pilihan

Kombinasi ruang dan informasi.

Besar · 4×3
KalaWaktu · kalender · Wayah

Panel luas

Ruang lebih besar untuk konteks waktu.

Tentang pengembang

Teknologi modern, rasa lokal.

Identitas visual Kala Sang Waktu

PT Ismaya Dewa Mitra

Pengembang produk digital

Kala Sang Waktu dikembangkan oleh PT Ismaya Dewa Mitra sebagai eksplorasi aplikasi waktu dan pengetahuan budaya yang menyatukan utilitas modern dengan konteks lokal Nusantara.

Fokusnya bukan hanya menampilkan jam yang berbeda, tetapi memberi ruang untuk mengenali kalender, siklus waktu, dan tradisi yang menyertainya melalui antarmuka yang dirancang dengan perhatian pada detail visual.

Offline-first
Mesin perhitungan kalender dan waktu berjalan di perangkat; layanan iklan dan pembelian memakai layanan Google.
Transparansi budaya
Pengetahuan tradisional perlu dibaca bersama konteks, sumber, dan batas interpretasinya.

Catatan: informasi astronomi menggunakan perhitungan dan lokasi acuan aplikasi; bukan observasi langit langsung atau prakiraan cuaca.

Mulai menjelajahi waktu

Temukan makna di balik setiap putaran.

Jelajahi jam, kalender, Wayah, Pawukon, dan pengetahuan waktu Nusantara melalui Kala Sang Waktu.

Lihat di Google Play